Monday, March 10, 2014

ujungkelingking - Bekerja Untuk Tuhan


Setiap kita adalah karyawan-karyawan kehidupan dari sebuah perusahaan besar bernama Dunia.

Kita, tidak pernah minta untuk dilahirkan ke dunia ini. Namun pada perjalanannya kita diharuskan untuk beribadah kepada Dia yang menciptakan kita. Kenapa?

Seringkali pertanyaan di atas terpikirkan oleh saya. Bahkan sebagian dari kita mungkin masih mencari-cari jawabannya. Padahal, jawabannya sudah terbentang sejauh mata memandang di hadapan kita.


Bekerjalah kepada saya, dan saya akan menggaji Anda dengan baik


Ketika ada seorang pemilik sebuah perusahaan besar dan dia ingin sekali menolong kehidupan kita agar menjadi lebih baik, apa kira-kira yang akan dilakukannya?

Memberikan uang secara langsung jelas bukan pemikiran seorang pengusaha. Maka kejadian yang paling mungkin adalah, kita akan dipanggil ke kantornya dan kita akan diminta bekerja di sana dengan gaji yang telah ditetapkan. Jika kerja kita terbukti bagus, kita mungkin akan diangkat ke jabatan yang lebih tinggi, atau akan mendapatkan bonus selain gaji, atau tunjangan ketika pensiun nanti. Akan tetapi jika ternyata kinerja kita buruk, maka jelas sanksi telah menanti. Dari sekedar pemotongan gaji sampai pada pemecatan dengan tidak hormat.

Begitu pula ketika Allah ingin menolong kita. Diciptakanlah kita ke dunia ini. Diberikanlah kita arahan-arahan untuk membimbing kita. Tugas kita kemudian adalah bersungguh-sungguh untuk mengerjakan jobdesc yang telah diberikan tersebut dengan sebaik-baiknya.

Namun Allah bukan seperti si pengusaha tersebut yang baru akan menggaji kita ketika kita telah menyelesaikan pekerjaan kita. Kita telah digaji Allah -bahkan- sebelum kita bisa berbuat apa-apa.

Dan jika kita tercatat sebagai karyawan yang disiplin dan berdedikasi tinggi, maka ketika kita resign dari dunia ini nanti, kita masih akan mendapatkan "tunjangan pensiun" bernama amal jaariyah yang tak pernah putus.

Maka setiap kita adalah karyawan-karyawan kehidupan dari sebuah perusahaan besar bernama Dunia.

Atasan kita adalah Allah, pemilik segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi.

Jobdesc kita adalah Kitabullah dan Sunnah RasulNya.

Gaji kita adalah segala macam bentuk rejeki, penghormatan dari makhluk lain, ketentraman hidup, kebahagiaan dan kemudahan dalam setiap urusan.

Sanki bagi kita adalah segala kesulitan dan kesempitan hidup.


*Ditulis sebagai hadiah untuk putra kami Dhiya'ul Haq Zaki Ilyas yang hari ini tepat berusia 4 tahun.

***

Dhiya'ul Haq Zaki Ilyas 

(Cahaya kebenaran hamba Allah yang suci)


Ya Allah karuniakan kepada kami anak keturunan yang shalih. Yang ilmu, harta dan umurnya bermanfaat bagi kebaikan.

Ya Allah, anugerahkan kepada kami sebanyak-banyaknya kesabaran dan sebesar-besarnya kemampuan agar kami dapat mendidik dan mengajarkan kepada anak keturunan kami ilmu-ilmuMu.

Ya Allah, kami mohon kepada Engkau untuk anak keturunan kami;
Selamatkan agamanya,
Sehatkan jasmaninya,
Tambahkan ilmunya,
dan berkahilah rejekinya,

Ya Allah,
Lapangkanlah dadanya,
Mudahkanlah urusannya,
Luruskanlah lisannya,
dan jagalah kehormatannya.

Ya Allah berikanlah keberkahan hidup kepada setiap muslimin di seluruh dunia. Berikanlah setiap dari mereka kesempatan untuk bertamu ke Baitmu, Ya Allah.


Rabbii hablii minas Shalihiin...
Rabbi hablii minas Shalihiin...
Written by: Pri Enamsatutujuh
UJUNGKELINGKING, at Monday, March 10, 2014
Categories:

39 comments:

  1. memang sudah hukumnya, bekerja dulu baru dapat gaji, ibadah dulu baru do'a dikabulkan :)

    ReplyDelete
  2. Judulnya keren Mas, artikelnya bisa jadi semangat :)

    ReplyDelete
  3. selamat ulang tahun mas zaki, jangan nakal yah ayah sayang zaki dan dafa kok..tuh buktinya ayah bekerja siang malam..siang bekerja di kantor malam bekerja di kamar..
    #quick smash

    ReplyDelete
  4. bekerja itu adalah hutang yg harus kita bayarkan.. eh iya mas, saya suka potongan doa yg ini : Ya Allah, kami mohon kepada Engkau untuk anak keturunan kami;
    Selamatkan agamanya,
    Sehatkan jasmaninya,
    Tambahkan ilmunya,
    dan berkahilah rejekinya,

    ReplyDelete
  5. Tuhan Maha Pemurah

    smoga menjadi karyawan Tuhan yang baik dan berdedikasi tinggi
    smoga banyak keberkahan dengan bertambahnya usia zaki, barakallaah

    ReplyDelete
  6. Amin yaa robbal'alamin,,,,,,
    Met ultah zaki,,,,

    ReplyDelete
  7. pencerahannya menarik mas, bekerja adalah ibadah, tdk hanya sekedar cari uang ya mas :D

    met ultah yg ke empat buat adik Dhiya'ul Haq Zaki semoga tambah pinter dan menjadi manusia yg bermanfaat bagi nusa bangsa dan agama kelak, amin :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin. trima ksih bt doa, semoga Allah membalas dengan yg jauh lebih baik.

      Delete
  8. kata ibu saya kalau kita mengawali setiap pekerjaan dengan basmalah maka pekerjaan kita pun akan menjadi ibadah :D

    ReplyDelete
  9. judulnya sangat keren mas, bekerja untuk tuhan. :)

    ReplyDelete
  10. Selamat Ulang Tahun buat Ananda Dhiya'ul Haq Zaki yang ke empat, ya Mas Pri
    Semoga Kelak bisa Menjadi Putra yang Berguna buat bangsa Negara juga Agama
    Dan berbakti Pada kedua Orang tua, bermanfaat buat semua, dan jadi anak yang shaleh

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin... doa yg sama utk mas Saud dan keluarga.

      Delete
  11. Luar biasa pemikirannya memang kita selayaknya berusaha dan berdoa terlebih dahulu sebelum mendapat apa-apa agar kita tahu bahwa bekerja itu ada pengorbanan dan dari situ kita bisa belajar bersyukur terhadap nikmat yang diberikanNya kepada kita.

    Semoga kita dilancarkan segala urusannya, aamiin.

    Datang ya ada ilmu baru

    ReplyDelete
  12. Kadang pun kita masih mengeluh katanya nggak dapat apa2 ya mas...padahal sudah dikasih nyawa saja harganya sangat mahal....
    oya met ultah buat zaky moga jadi anak yang berbakti sama orang tua dan diberikan kecerdasan dalam menimba ilmu kelak

    ReplyDelete
  13. Aamiin Ya Rabb...
    Semoga menjadi anak yg sholeh :-)

    Salam semangat bekerja untuk Allah...

    ReplyDelete
  14. Tuhan sudah menyiapkan segalanya untuk mahluk. Jika ada usaha pasti di kasih mas.. Hehehe

    ReplyDelete
  15. Amiin.. Artikel yang keren mas.. menenangkan hati :)

    ReplyDelete

Komentar Anda tidak dimoderasi.
Namun, Admin berhak menghapus komentar yang dianggap tidak etis.

Popular Posts

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!