Tuesday, May 28, 2013

ujungkelingking - Tanggal 25 Mei 2013 kemarin (seharusnya) menjadi hari yang agung bagi pemeluk Budha di Indonesia. Namun sayang, ke-khidmat-an Waisak yang sakral tersebut rusak karena ulah orang-orang yang tidak mengerti makna 'menghormati'. Beritanya bisa diintip di sini.

Bagi kita yang Muslim, menghormati (baca: toleransi) terhadap agama lain tetaplah mengacu pada konsep "lakum dinukum wa liyadiin". Maksudnya adalah, silahkan Anda dengan kepercayaan Anda, biarkan kami dengan keyakinan kami. Silahkan beribadah menurut agama Anda, kamipun akan beribadah menurut agama kami. Kita saling menghormati, tidak akan saling merusuhi. Kami tidak akan mengganggu ritual ibadah Anda, pun begitu sebaliknya.

Jadi bukan dalam ritual ibadah-nya, akan tetapi di luar konteks ibadah. Itulah lingkup toleransi sebenarnya. Yang namanya keyakinan tidak boleh dicampur-adukkan, sebab jika sudah campur-aduk itu bukanlah keyakinan, tetapi sikap plin-plan.

Konsep inilah yang semenjak kedatangan Islam dipraktekkan oleh Rasulullah. Hasilnya, banyak dari kalangan di luar Islam yang menjadi tertarik dengan ad-Diin ini.

Dan bagaimana cara kita menghormati agama/kepercayaan orang lain, hingga saat ini, penulis hanya menemukan hanya dua cara saja untuk mengungkapkan sikap toleransi kita terhadap agama/kepercayaan lain, yaitu: [1] menjaga ketenangan dan tidak membuat gangguan/kerusuhan ketika orang lain sedang menjalankan ritual ibadah mereka, dan; [2] tidak menciptakan tekanan dan bertindak arogan terhadap orang lain ketika kita tengah merayakan hari besar/acara keagamaan Islam.

Salam.
Written by: Pri Enamsatutujuh
UJUNGKELINGKING, at Tuesday, May 28, 2013
Categories:

4 comments:

  1. sipp sobat,, bener sangat tu,,
    walaupun berbeda kepercayaan,
    namun kita harus saling menghormati satu sama lain :)
    salam sobat,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. saling menghormati... dan tetap di dalam batasan masing2..

      Delete
  2. Negara kita terdiri dari 5 Agama, dan Kepercayaan terhadap tuhan YME. Oleh karena itu hendaknya kita menghormati antar Agama, dalam batasan masing2. Bagiku Agamaku, Bagimu Agamamu.

    ReplyDelete

Komentar Anda tidak dimoderasi.
Namun, Admin berhak menghapus komentar yang dianggap tidak etis.

Popular Posts

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!