ujungkelingking - Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani mengatakan:
“Tentang cium tangan dalam hal ini terdapat banyak hadits dan riwayat dari salaf yang secara keseluruhan menunjukkan bahwa hadits tersebut shahih dari Nabi. Oleh karena itu, kami berpandangan bolehnya mencium tangan seorang ulama (baca: ustadz atau kyai) jika memenuhi beberapa syarat berikut ini:
1. Cium tangan tersebut tidak dijadikan sebagai kebiasaan. Sehingga ustadz atau kyai tersebut terbiasa menjulurkan tangan kepada murid-muridnya. Begitu pula murid terbiasa "ngalap...
Written by: Pri Enamsatutujuh
UJUNGKELINGKING, at Friday, September 02, 2011