Thursday, March 22, 2012

ujungkelingking - Jika Anda kebetulan bekerja di bagian Accounting, Sales atau Taxes, tentunya Anda sering mengetikkan sejumlah nominal berikut terbilangnya. Nah, jika yang diketikkan hanya beberapa saja tentu tidak begitu menyulitkan. Tapi bagaimana jika yang harus diketikkan jumlahnya puluhan -atau lebih, yang akan selalu ada kemungkinan salah ketik? Tentu akan merepotkan dan makan waktu jika Anda harus mengoreksinya satu persatu. Karena itulah kita membutuhkan fungsi Terbilang yang pastinya akan lebih memudahkan pekerjaan Anda.

Langsung saja, ya!

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah download file terbilang.xla ini, lalu simpan di sembarang  folder di komputer Anda.

Selanjutnya untuk mengaktifkan file tersebut, buka lembar kerja excel Anda, lalu lakukan salah satu langkah berikut;

(a) Jika Anda pengguna windows 2003, Anda bisa langsung masuk menu Tools > Macro > Security. Pada Security Level pilih Low.


Selanjutnya masuk kembali ke menu Tools > Add-Ins. Klik tombol browse, lalu ambil file terbilang.xla yang sudah di download di atas.



(b) Jika Anda kebetulan menggunakan windows 2007, Anda bisa langsung klik kanan tombol berbentuk bulat yang berada di sebelah kiri-atas layar komputer Anda. Pilih Excel Option. Lalu cari Add-Ins, dan browse file terbilang.xla yang telah Anda download.



Selesai.

Dan untuk menggunakan fungsi ini, masukkan syntax =terbilang(sel_yang_berisi_angka).
Sebagai contoh, pada sel A1 kita masukkan sejumlah angka, maka pada sel B1 kita masukkan rumusnya,

=terbilang(A1)

lalu akan diperoleh hasil seperti ini,


Hasil dari fungsi tersebut kemungkinan berupa huruf kapital semua. Jika Anda tidak suka, Anda bisa mengkombinasikannya dengan fungsi proper.

=proper(terbilang(A1))

sehingga hasilnya akan menjadi seperti di bawah ini,




Note.
Bila ternyata di belakang hasil fungsi tersebut tidak muncul kata-kata "rupiah", Anda bisa menambahkannya sendiri sehingga menjadi seperti berikut,

=proper(terbilang(A1)&" rupiah"))


OK! Selamat mencoba, dan Anda bisa mendapatkan tips-tips yang lain di artikel-artikel berikutnya.

Salam.
Written by: Pri Enamsatutujuh
UJUNGKELINGKING, at Thursday, March 22, 2012

Wednesday, March 21, 2012

ujungkelingking - Bagi Anda yang membutuhkan terjemahan Bulughul Maraam, bisa download link di bawah ini (gratis).

Termasuk di dalamnya juga beberapa terjemahan hadits-hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhory dan Imam Muslim serta Terjemahan Al-Qur'anul Kariim berikut teks arabnya.

Meski isinya tidak selengkap kitab aslinya, namun ini bisa dijadikan sebagai alternatif rujukan.




Semoga bermanfaat!
Written by: Pri Enamsatutujuh
UJUNGKELINGKING, at Wednesday, March 21, 2012
ujungkelingking - Seperti ketika Anda harus mengetikkan delapan digit terakhir dari nomor Faktur Pajak -misalnya "00000123"- Anda tentu tak harus mengetik kedelapan digit tersebut. Excel memudahkan kita sehingga cukup mengetikkan angka terakhirnya saja, dalam contoh di atas, ketikkan: 123, dan secara otomatis excel akan menambahkan sejumlah bilangan nol di depannya.

Setidaknya ada 2 cara untuk menambahkan angka nol secara otomatis tersebut.

Cara yang pertama adalah dengan menggunakan format cells.
Klik kanan sel yang berisi angka tersebut, pilih Format Cells. Pada dialog box yang muncul, pilih Custom. Selanjutnya pada kolom type, ketikkan angka nol sebanyak yang Anda mau (misalnya delapan digit).


Dan setelah Anda meng-klik tombol OK, maka setiap kali Anda mengetikkan angka pada sel tersebut, secara otomatis excel akan menambahkan sejumlah nol di depannya sehingga hasilnya akan selalu berjumlah delapan digit.



Cara yang kedua adalah dengan menggunakan fungsi text, yaitu gabungan dari fungsi TEXT dan REPT. =TEXT(sel_yg_berisi_angka;REPT(angka_yg_hendak_ditambahkan;jml_digit)).

Misalnya angka tersebut berada pada sel D1, maka pada sel lain yang kosong bisa kita tuliskan rumus,

=TEXT(D1;REPT(0;8))


Dan sama seperti cara yang pertama tadi, hasilnya adalah bilangan delapan digit.

***

Adakah penggunaan kedua cara tersebut memiliki perbedaan?

Jawabannya, ya. Meskipun hasil yang ditampilkan (sepertinya) sama, sesungguhnya keduanya memiliki perbedaan yang signifikan.

Pada cara yang pertama -dengan bantuan format cells- meskipun hasil yang muncul adalah delapan digit, tetapi sebenarnya angka-angka nol yang berada di depan itu tidak benar-benar ada! Ya, deretan angka nol yang berada di depan itu hanyalah tampilan luar saja. Sel tersebut sejatinya hanya berisi angka "123", dan bukan "00000123".

Berbeda bila Anda memakai cara yang kedua -menggunakan fungsi text gabungan, hasil yang muncul benar-benar delapan digit dan itu bukan "kelihatannya" saja.

Cara membuktikannya cukup sederhana, yaitu dengan menggunakan fungsi text yang lain: LEFT. Gunanya fungsi ini adalah untuk mengambil karakter paling kiri dari sebuah text.

***

Perbandingan:

Pada hasil yang pertama (sel A1), masukkan rumus berikut ke sel A2,

=left(A1;2)


Dengan fungsi tersebut Anda akan mengambil dua karakter paling kiri dari angka yang berada pada sel A1. Hasilnya -seharusnya- adalah "00". Tapi nyatanya tidak, bukan? Hasil yang muncul malah "12".

Hal ini membuktikan bahwa angka "00000" yang berada di depan angka "123" TIDAK dianggap sebagai suatu karakter oleh excel. Karena itu penghitungan karakter paling kiri dimulai dari angka "1".

Selanjutnya dengan rumus yang sama, lakukan juga pada sel E1 yang menggunakan cara kedua untuk menambahkan bilangan nol-nya. Hasilnya seperti ini,


Dua karakter paling kiri adalah "00".

Nah, sekarang kita sudah mengerti perbedaannya. Mau memakai cara yang mana, tergantung selera dan kebutuhan Anda.

Semoga bermanfaat! 
Written by: Pri Enamsatutujuh
UJUNGKELINGKING, at Wednesday, March 21, 2012

Popular Posts

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!